SOCIAL INSECT/SERANGGA SOSIAL

Khutbah Pertama
Innalhamdalillah nahmaduhu wa nasta’inuhu wa nastaghfiruh. Wa na’udzubillahiminsyururi anfusina wa min sayyiaati ‘amalina. Mayyahdihillah fala mudillalah. Wa mayyudlil fala hadiyallah. Wa Asyhadu alla ilaaha illalloh wahdahu la syarikalah. Wa Asyhadu Anna muhammadan abduhu wa rosuluh. Shollollohu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa ashabihi wa man tabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin wa sallam taslima.
Amma ba’du : Faya ‘ibadalloh, usiikum wa iyyaya bitakwalloh la’allakum tuflihun.
Qoolalloohu ta’ala fil Qur’anil qarim : ‘audzubillahiminasyaithonirrojim bismillahirrohmanirrohim. Hatta idza ataw ‘ala waadinnamli qolat namlatuy Yaa ayyuhannamludhuluu masaakinakum laa yahtimannakum sulaimanu wa junuuduhu wahum la yash’urun. Fatabassama dhoohikam min qoulihaa wa qoola Robbi auwji’ni an ashkuro ni’matakallati an’amta ‘alayya wa’ala walidayya waan ‘amala sholihan tardhoohu wa adhilni birohmatika fii ‘ibadikassolihin.
Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut : Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”. Maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa : “Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni’mat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh. (An Naml : 18-19)
Hadirin sidang jum’at yang di rahmati Allah SWT.
Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang mana pada kesempatan yang berbahagia ini kita masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk melaksanakan salah satu Perintah dan Contoh dari Allah dan Rosulnya dalam keadaan sehat walafiat. Sholawat beserta salam marilah kita limpah curahkan kepada junjunan kita yakni Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, tabiit tabiin dan kepada umatnya dan mudah-mudahan kita termasuk kedalam golongannya. Amin.
Tidak lupa marilah kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, supaya kita termasuk ke dalam golongan mukmin dan muttaqin. Amin
Hadirin sidang jum’at yang di rahmati Allah SWT.
Adalah seorang nabi yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan berbagai makhluk diantaranya dapat berkomunikasi dengan hewan yaitu Nabi Sulaiman putra Nabi Daud AS. Beliau tertawa terbahak-bahak mendengarkan Semut Pengintai yang menyerukan kepada rakyat semut untuk segera masuk ke dalam kerajaannya, dikarenakan serombongan tentara Nabi Sulaiman, yang terdiri dari tentara manusia, hewan, bahkan jin akan memasuki kawasan Kerajaan Semut tersebut. Hal ini menjadikan peristiwa yang sangat lucu, dikarenakan semut yang sangat kecil itu peduli kepada rakyatnya untuk waspada apabila ada tantangan, gangguan, dan hambatan yang menimpa rakyat Semut.
Jika kita melihat serombongan semut sedang berjalan di dinding tembok, maka kita akan membayangkan bahwa semut adalah seekor serangga yang kecil, mungil, yang mungkin kita sendiri tidak akan memperhatikan semut yang berada di sekitar kaki kita sehingga tanpa sengaja ataupun sengaja semut tersebut menjadi terinjak-injak sampai meninggal dunia.
Hadirin sidang jum’at yang di rahmati Allah SWT.
Semut merupakan serangga yang tergolong bersayap selaput (Hymenoptera). Semut adalah makhluk sosial yang memiliki filosofi sebagai berikut :
1. Collecting Food (suka mengumpulkan makanan)
2. Find Shelter (mencari tempat berlindung)
3. Expel The Enemy (Mengusir Musuh)
Di kerajaan semut, mereka terdiri dari 3 kasta yaitu :
1. Worker/Soldier : mereka tipe semut yang mencari dan mengumpulkan makanan dan juga berperang apabila ada musuh mengancam kerajaannya.
2. Queen : adalah tipe semut yang pekerjaannya kawin dan bertelur
3. Males : tipe ini adalah melakukan perkawinan, merawat anak semut dan membesarkannya.
Apabila kita menelaah, meneliti ternyata semut memiliki sifat-sifat :
1. Kebersamaan
2. Kekompakan
3. Persaudaraan yang erat
4. Mau berbagi
5. Peduli
6. Kasih sayang yang erat
7. Bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya
8. Berani berkorban
9. Lebih mementingkan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi
10. Sabar
11. Tawakkal
12. Cerdas
13. Dan lain-lain
Sehingga ini semua dapat dirangkum menjadi “One For All” “All For One”
Hadirin sidang jum’at yang di rahmati Allah SWT.
Dalam satu riwayat dari Ibnu Abi Hatim tersebutlah suatu cerita dengan sanadnya dari Abish Shiddiq An-Najiy. Suatu hari Nabi Sulaiman pergi ke suatu tanah lapang berdo’a kepada Allah SWT memohonkan diturunkan hujan. Tiba-tiba bertemulah beliau dengan seekor semut sedang tidur menelentang di atas pasir dan tangan beserta kakinya menengadah ke langit. Nabi Sulaiman mendengar semut itu berdo’a : “Ya Allah ! Aku ini adalah salah satu daripada makhluk Engkau. Kami semuanya sudah sangat kehausan. Kalau tidaklah segera Engkau turunkan air minum untuk kami, binasalah kami semua ! Nabi Sulaiman yang mendengar do’a itu lalu berpaling kepada rakyat dan bala tentaranya dan beliau berkata : “Marilah kita kembali ! Salah satu makhluk Allah telah berdo’a dengan khusyuknya dihadapan Allah dan do’anya dikabulkan Allah SWT.
Ada seorang peneliti yang meneliti tingkah laku semut, dengan cara menyimpan makanan didekat semut itu. Ketika ada semut pertama yang menemukan makanan, dia berusaha mencoba membawa makanan tersebut, tetapi tidak bisa dibawa, maka semut tersebut memberitahukan kepada semut yang lainnya untuk bisa membantu membawakan makanan itu. Tapi ketika serombongan semut itu menuju tempat makanan, ternyata makanan itu tidak ada karena diambil oleh peneliti tersebut. Kemudian setelah serombongan semut itu pergi, peneliti itu menyimpan kembali makanan di tempat yang tadi dan ditemukan oleh semut pertama dan dia pun memanggil teman-temannya untuk membantu mengambil makanan tersebut, tapi begitu akan diambil makanan tersebut sudah tidak ada lagi, dan hal itu sampai berulang-ulang, tapi ketika terakhir kali semut pertama dan teman-temannya akan mengambil makanan untuk terakhir kali dan makanan itu juga tidak ada dan apa yang terjadi? Ternyata teman-temannya tidak langsung pergi tetapi berkumpul mengelilingi semut pertama yang menemukan makanan tersebut dan menyerang semut pertama sampai akhirnya terpotong-potong dan mati.
Barokallohu li walakum fil qur’anil ‘adhim wa nafa’ani wa iyyaakum bima fiihi minal aayaati wadzikril hakim wa taqobbala minni wa minkum tilawatahu innahu huwassami’ul ‘alim. Aquulu qouli hadza wa ashtaghfirullohal ‘adhim lii walakum wa lisairil muslimina wal muslimati wal mu’minina wal mu’minati fastaghfiruuhu innahu huwal ghofururrohim.


Khutbah kedua
Alhamdulillahirobbil Alamin Wassholatu Wassalamu ‘Ala Ashrafil Ambiyai wal mursalin wa ala alihi wa sohbihi ajmain.
Amma ba’du : Ya Ayyuhalladzina A’manut Taqulloha Haqqo tu qotihi wala tamutunna illa wa antum muslimun.
Hadirin sidang jum’at yang di rahmati Allah SWT.
Marilah kita mencoba melaksanakan filosofi semut minimal kita mencoba laksanakan 5S yaitu :
Senyum – Salam – Sapa – Sopan – Santun
InsyaAllah umat islam akan menjadi umat yang dirahamati Allah, dilindungi oleh Allah dan akan menjadi kuat persaudaraannya.
Innalloha wa malaikatahu yu sholluna ‘alannabiy. Yaa ayyuhalladzina amanu shollu ‘alaihi wasallima taslima.
Allohummaghfirlil mu’minina wal mu’minat wal muslimina wal muslimat al ahya iminhum wal amwat birohmatika ya arhamamarrohimin.
Robbana dzolamna anfusana wa illam taghfirlana wa tarhamna lanakunanna minal khosirin.
Robbana la tujig kulubana ba’da id hadaytana wa hablana mil ladunka rohmatan innaka antal wahhab.
Robbij’alni mukimasholati wamin dzurriyati robbana wa taqobbal du’a.
Robbanaghfirli wali walidayya walil mu’minina yauma yakumul hisab.
Robbana atina fiddunya hasanah wafil ahiroti hasanah wakina azabannar.
Subbhana robbika robbil ijjati amma ya sipun wassalamun ‘alal mursalin wal hamdulillahirobbil alamin.

Comments

Popular posts from this blog

Makna Musibah

MANUSIA YANG MENGHALANGI BERIBADAH

NAFI'UN LI GHAIRIHI