BAHAYA LATEN SEKULARISME
Secular (Kt Sifat) = duniawi
Sekuler
(Kamus Inggris-Indonesia Karangan : John & Hassan)
Secularize (Kt Ket) = menerapkan sesuatu kpd hal2 duniawi (bkn keagamaan)
Menurut Kamus Bahasa Arab : Secularism atau Secularit itu adalah Laa Diniyah atau Dunyawiyah yang maknanya tidak hanya lawan Ukhrawi saja tetapi memiliki makna lebih spesifik lagi yakni: sesuatu yang tidak ada kaitannya dengan dien/agama, atau: Sesuatu yang ada hubungannya dengan agama tetapi harus masuk akal. Contohnya : adanya surga dan neraka, kalau tidak bisa dibuktikan dengan akal pikiran, maka mereka tidak mempercayainya.
Ensiklopedi Britania : menyebutkan bahwa “sekularisme” adalah sebuah gerakan kemasyarakatan yang bertujuan memalingkan dari kehidupan akhirat dengan semata-mata berorientasi kepada dunia. Gerakan ini dilancarkan karena pada abad-abad pertengahan, orang sengat cenderung kepada Allah dan hari akhirat dan menjauhi dunia. Sekularisme tampil untuk menghadapinya dan untuk mengusung kecendrungan manusia yang pada abad kebangkitan, orang menampakkan ketergantungan yang besar terhadap aktualisasi kebudayaan dan kemanusiaan dan kemungkinan terealisasinya ambisi mereka terhadap dunia.
Kamus Dunia Baru oleh Wipster : merinci makna Sekularisme dengan menyebutkan sebagai berikut, Yaitu: Semangat Keduniaan atau orientasi “duniawi” dan sejenisnya. Secara khusus adalah undang-undang dari sekumpulan prinsip dan praktek (practices) yang menolak setiap bentuk keimanan dan ibadah.
Keyakinan bahwa agama dan urusan-urusan gereja tidak ada hubungannya sama sekali dengan soal-soal pemerintahan, terutama soal pendidikan umum.
Kamus Oxford : menyebutkan Sekularisme artinya bersifat keduniaan atau materialisme, bukan keagamaan atau keruhaniaan. Seperti pendidikan sekuler, seni atau musik sekuler pemerintahan sekuler, pemerintahan yang bertentangan dengan gereja.
Kamus Internasional Modern : menyebutkan Sekularisme ialah suatu pandangan dalam hidup atau dalam satu masalah yang berprinsip bahwa agama atau hal-hal yang bernuansa agama tidak boleh masuk ke dalam pemerintahan, atau pertimbangan-pertimbangan keagamaan harus dijauhkan darinya. Maksudnya adalah: Politik sekuler murni dalam pemerintahan, misalnya yang terpisah sama sekali dari agama.
Sekularisme juga adalah undang-undang akhlak sosial yang berlandaskan pemikiran yang mewajibkan ditegakkannya nilai-nilai prilaku dan moral menurut kehidupan modern dan solidaritas sosial tanpa memangdang kepada agama.
Adapun seorang orientalis bernama Arberriy : dalam bukunya, Ad-Dien fi Asy-Syarqi Al-Awsath, mengatakan berkenaan dengan sekularisme sebagai berikut, Materialisme sekuler dan humanistik serta aliran naturalisme semuanya merupakan bentuk dari sekularisme sebagai ciri khas Eropa dan Amerika yang fenomenanya tampak di Timur tengah. Contoh utamanya adalah pemisahan agama dari pemerintahan pada Republik Turki.
Sekularisme : adalah aliran baru yang bertujuan memisahkan agama dari negara, menekuni dunia dan menyibukkan diri dengan kenikmatan dan kelezatan dunia, menjadikannya sebagai tujuan satu-satunya dalam kehidupan dunia, melupakan negeri akhirat dan tidak memperdulikannya, tidak memperoleh kepada persoalan akhirat atau mengurusinya.
Sesuai dengan firman Allah SWT dalam QS. Huud (11) : 15-16
مَن كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لاَيُبْخَسُونَ {15} أُوْلَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي اْلأَخِرَةِ إِلاَّ النَّارَ وَحَبِطَ مَاصَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَّاكَانُوا يَعْمَلُونَ {16}
Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. (QS. 11:15)
Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan. (QS. 11:16)
Dalam QS. Al-Isra (17) : 18
مَّنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَانَشَآءُ لِمَن نُّرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلاَهَا مَذْمُومًا مَّدْحُورًا {18}
Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. (QS. al-Isra:18).
Menurut Dr. Yusuf Qardhawi
Sekularisme Netral/Moderat
Sekularisme
Sekularisme Agresif/Memusuhi Agama
Sekularisme Netral/Moderat
Sekularisme yang moderat adalah sekularisme liberal yang dianut oleh negara-negara Eropa/Barat dan Amerika. Negara-negara yang disebut dengan “Alam Bebas”. Negara-negara yang menggembar-gemborkan kebebasan dan hak asasi manusia secara umum, termasuk kebebasan beragama dan kebebasan manusia untuk hidup bebas sebebas-besanya.
Sekularisme Agresif/Memusuhi Agama
Sekularisme jenis ini adalah sekularisme Marxis yang dianut oleh Uni Soviet dan Rusia yang atheis serta negara lain yang sepaham.
Sekularisme jenis ini sangat memusuhi agama dan berusaha untuk melenyapkannya termasuk membersihkannya dari dalam masjid atau gereja, karena agama bagi mereka adalah musuh yang bertentangan dengan pandangannya, oleh karena itu harus dikubur.
CARA/KEYAKINAN ORANG YANG BERFAHAM SEKULAR
Orang yang berfaham sekular (sekularis) bisa kita dapati sehari-hari disekitar kita, yang mana dapat kita mengerti dari cara pemikiran/kehidupan mereka sehari- hari.
1. Sebagian dari mereka tak mempercayai adanya Tuhan (kadang tersirat dari perkataan ).
2. Sebagian dari mereka mempercayai adanya Tuhan tetapi tidak adanya hubungan dengan kehidupan manusia di dunia ini
3. Agama diluar politik/pemerintah.
4. Akhlak yang tak berasaskan moral agama dan hancurnya peradaban manusia pada diri seseorang yang sebenarnya peradaban manusia itulah inti dari kehidupan manusia itu sendiri.
CARA DAN KEYAKINAN SEORANG MUSLIM BERFAHAM SEKULAR
Masuk dan menyebarnya faham ini kenegara-negara muslim melalui kolonialisasi negara-negara Eropa dan Amerika dan bersama para pendeta yang mereka bawa. Dalam negara muslim sudah tentu berbeda cara pengenalanya. Tanpa disadari dengan topeng mengajarkan agama, mereka menyelipkan faham sekularisme kepada muslimin.
1. Menyangsikan atas kebenaran islam, Qur’an dan nabi-nabi.
2. Mempengaruhi sesamanya bahwasanya Islam tidak berlaku lagi dalam pemerintahan, Islam hanya sekedar agama yang bisa dan boleh diterapkan sebatas ibadah untuk diri pribadi.
3. Menyangsikan hukum fiqih, dengan alasan bahwa hukum fiqih islam diambil dari bangsa Romawi.
4. Islam tidak membangun, Islam adalah kebodohan dan keterbelakangan.
5. Membebaskan wanita dari adat dan agama, yang mana wanita di dalam agama Islam mempunyai tempat yang terhormat dan tersendiri. Yang mana wanita adalah ibu sebagai pendidik anak-anak sebagai generasi penerus. Jika seorang ibu yang berfaham sekuler maka akan hancurlah penerus bangsa dan agama. Sedang yang dimaksud dalam faham sekulerisme, wanita boleh dan bebas jadi apa saja sesuka hati. Sekularis wanita, gaya hidup mereka menyamai seperti wanita-wanita di Eropa atau Amerika. Sekularis wanita, mengukur dirinya tinggi jika bisa seperti wanita Eropa atau Amerika dengan berkata demi karier dan modernisasi.
6. Mereka selalu mencacat/menghina sejarah modernisasi dan pembangunan serta ilmu pengetahuan islam. Mendirikan dan menyuburkan yayasan/perkumpulan/lembaga yang bergerak dalam penghancuran sejarah, adat dan agama islam. Dengan menyimbolkan pembaharuan dalam sejarah dan kebudayaan Islam pada yayasan/lembaga/perkumpulan mereka.
7. Menerapkan kehidupan barat terhadap keluarga/negara.
8. Pendidikan agama dihilangkan/di jauhkan dari generasi penerus.
Ayat-ayat yang berhubungan dengan Sekularisme :
QS. 11 : 15-16
QS. 17 : 18
QS. 45 : 24-26
QS. 28 : 60-61
QS. 9 : 67-69
QS. 46 : 20
QS. 27 : 65-66
QS. 30 : 7
Sekuler
(Kamus Inggris-Indonesia Karangan : John & Hassan)
Secularize (Kt Ket) = menerapkan sesuatu kpd hal2 duniawi (bkn keagamaan)
Menurut Kamus Bahasa Arab : Secularism atau Secularit itu adalah Laa Diniyah atau Dunyawiyah yang maknanya tidak hanya lawan Ukhrawi saja tetapi memiliki makna lebih spesifik lagi yakni: sesuatu yang tidak ada kaitannya dengan dien/agama, atau: Sesuatu yang ada hubungannya dengan agama tetapi harus masuk akal. Contohnya : adanya surga dan neraka, kalau tidak bisa dibuktikan dengan akal pikiran, maka mereka tidak mempercayainya.
Ensiklopedi Britania : menyebutkan bahwa “sekularisme” adalah sebuah gerakan kemasyarakatan yang bertujuan memalingkan dari kehidupan akhirat dengan semata-mata berorientasi kepada dunia. Gerakan ini dilancarkan karena pada abad-abad pertengahan, orang sengat cenderung kepada Allah dan hari akhirat dan menjauhi dunia. Sekularisme tampil untuk menghadapinya dan untuk mengusung kecendrungan manusia yang pada abad kebangkitan, orang menampakkan ketergantungan yang besar terhadap aktualisasi kebudayaan dan kemanusiaan dan kemungkinan terealisasinya ambisi mereka terhadap dunia.
Kamus Dunia Baru oleh Wipster : merinci makna Sekularisme dengan menyebutkan sebagai berikut, Yaitu: Semangat Keduniaan atau orientasi “duniawi” dan sejenisnya. Secara khusus adalah undang-undang dari sekumpulan prinsip dan praktek (practices) yang menolak setiap bentuk keimanan dan ibadah.
Keyakinan bahwa agama dan urusan-urusan gereja tidak ada hubungannya sama sekali dengan soal-soal pemerintahan, terutama soal pendidikan umum.
Kamus Oxford : menyebutkan Sekularisme artinya bersifat keduniaan atau materialisme, bukan keagamaan atau keruhaniaan. Seperti pendidikan sekuler, seni atau musik sekuler pemerintahan sekuler, pemerintahan yang bertentangan dengan gereja.
Kamus Internasional Modern : menyebutkan Sekularisme ialah suatu pandangan dalam hidup atau dalam satu masalah yang berprinsip bahwa agama atau hal-hal yang bernuansa agama tidak boleh masuk ke dalam pemerintahan, atau pertimbangan-pertimbangan keagamaan harus dijauhkan darinya. Maksudnya adalah: Politik sekuler murni dalam pemerintahan, misalnya yang terpisah sama sekali dari agama.
Sekularisme juga adalah undang-undang akhlak sosial yang berlandaskan pemikiran yang mewajibkan ditegakkannya nilai-nilai prilaku dan moral menurut kehidupan modern dan solidaritas sosial tanpa memangdang kepada agama.
Adapun seorang orientalis bernama Arberriy : dalam bukunya, Ad-Dien fi Asy-Syarqi Al-Awsath, mengatakan berkenaan dengan sekularisme sebagai berikut, Materialisme sekuler dan humanistik serta aliran naturalisme semuanya merupakan bentuk dari sekularisme sebagai ciri khas Eropa dan Amerika yang fenomenanya tampak di Timur tengah. Contoh utamanya adalah pemisahan agama dari pemerintahan pada Republik Turki.
Sekularisme : adalah aliran baru yang bertujuan memisahkan agama dari negara, menekuni dunia dan menyibukkan diri dengan kenikmatan dan kelezatan dunia, menjadikannya sebagai tujuan satu-satunya dalam kehidupan dunia, melupakan negeri akhirat dan tidak memperdulikannya, tidak memperoleh kepada persoalan akhirat atau mengurusinya.
Sesuai dengan firman Allah SWT dalam QS. Huud (11) : 15-16
مَن كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لاَيُبْخَسُونَ {15} أُوْلَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي اْلأَخِرَةِ إِلاَّ النَّارَ وَحَبِطَ مَاصَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَّاكَانُوا يَعْمَلُونَ {16}
Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. (QS. 11:15)
Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan. (QS. 11:16)
Dalam QS. Al-Isra (17) : 18
مَّنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَانَشَآءُ لِمَن نُّرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلاَهَا مَذْمُومًا مَّدْحُورًا {18}
Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. (QS. al-Isra:18).
Menurut Dr. Yusuf Qardhawi
Sekularisme Netral/Moderat
Sekularisme
Sekularisme Agresif/Memusuhi Agama
Sekularisme Netral/Moderat
Sekularisme yang moderat adalah sekularisme liberal yang dianut oleh negara-negara Eropa/Barat dan Amerika. Negara-negara yang disebut dengan “Alam Bebas”. Negara-negara yang menggembar-gemborkan kebebasan dan hak asasi manusia secara umum, termasuk kebebasan beragama dan kebebasan manusia untuk hidup bebas sebebas-besanya.
Sekularisme Agresif/Memusuhi Agama
Sekularisme jenis ini adalah sekularisme Marxis yang dianut oleh Uni Soviet dan Rusia yang atheis serta negara lain yang sepaham.
Sekularisme jenis ini sangat memusuhi agama dan berusaha untuk melenyapkannya termasuk membersihkannya dari dalam masjid atau gereja, karena agama bagi mereka adalah musuh yang bertentangan dengan pandangannya, oleh karena itu harus dikubur.
CARA/KEYAKINAN ORANG YANG BERFAHAM SEKULAR
Orang yang berfaham sekular (sekularis) bisa kita dapati sehari-hari disekitar kita, yang mana dapat kita mengerti dari cara pemikiran/kehidupan mereka sehari- hari.
1. Sebagian dari mereka tak mempercayai adanya Tuhan (kadang tersirat dari perkataan ).
2. Sebagian dari mereka mempercayai adanya Tuhan tetapi tidak adanya hubungan dengan kehidupan manusia di dunia ini
3. Agama diluar politik/pemerintah.
4. Akhlak yang tak berasaskan moral agama dan hancurnya peradaban manusia pada diri seseorang yang sebenarnya peradaban manusia itulah inti dari kehidupan manusia itu sendiri.
CARA DAN KEYAKINAN SEORANG MUSLIM BERFAHAM SEKULAR
Masuk dan menyebarnya faham ini kenegara-negara muslim melalui kolonialisasi negara-negara Eropa dan Amerika dan bersama para pendeta yang mereka bawa. Dalam negara muslim sudah tentu berbeda cara pengenalanya. Tanpa disadari dengan topeng mengajarkan agama, mereka menyelipkan faham sekularisme kepada muslimin.
1. Menyangsikan atas kebenaran islam, Qur’an dan nabi-nabi.
2. Mempengaruhi sesamanya bahwasanya Islam tidak berlaku lagi dalam pemerintahan, Islam hanya sekedar agama yang bisa dan boleh diterapkan sebatas ibadah untuk diri pribadi.
3. Menyangsikan hukum fiqih, dengan alasan bahwa hukum fiqih islam diambil dari bangsa Romawi.
4. Islam tidak membangun, Islam adalah kebodohan dan keterbelakangan.
5. Membebaskan wanita dari adat dan agama, yang mana wanita di dalam agama Islam mempunyai tempat yang terhormat dan tersendiri. Yang mana wanita adalah ibu sebagai pendidik anak-anak sebagai generasi penerus. Jika seorang ibu yang berfaham sekuler maka akan hancurlah penerus bangsa dan agama. Sedang yang dimaksud dalam faham sekulerisme, wanita boleh dan bebas jadi apa saja sesuka hati. Sekularis wanita, gaya hidup mereka menyamai seperti wanita-wanita di Eropa atau Amerika. Sekularis wanita, mengukur dirinya tinggi jika bisa seperti wanita Eropa atau Amerika dengan berkata demi karier dan modernisasi.
6. Mereka selalu mencacat/menghina sejarah modernisasi dan pembangunan serta ilmu pengetahuan islam. Mendirikan dan menyuburkan yayasan/perkumpulan/lembaga yang bergerak dalam penghancuran sejarah, adat dan agama islam. Dengan menyimbolkan pembaharuan dalam sejarah dan kebudayaan Islam pada yayasan/lembaga/perkumpulan mereka.
7. Menerapkan kehidupan barat terhadap keluarga/negara.
8. Pendidikan agama dihilangkan/di jauhkan dari generasi penerus.
Ayat-ayat yang berhubungan dengan Sekularisme :
QS. 11 : 15-16
QS. 17 : 18
QS. 45 : 24-26
QS. 28 : 60-61
QS. 9 : 67-69
QS. 46 : 20
QS. 27 : 65-66
QS. 30 : 7
Comments
Post a Comment