ORANG-ORANG YG MENDAPATKAN WARISAN DARI ALLAH


Pertama
Innalhamdalillah nahmaduhu wa nasta’inuhu wa nastaghfiruh. Wa na’udzubillahiminsyururi anfusina wa min sayyiaati ‘amalina. Mayyahdihillah fala mudillalah. Wa mayyudlil fala hadiyallah. Wa Asyhadu alla ilaaha illalloh wahdahu la syarikalah. Wa Asyhadu Anna muhammadan abduhu wa rosuluh. Shollollohu ‘alaihi wa ‘ala alihi  wa ashabihi wa man tabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin wa sallam taslima.
Faya Ayyuhal Hadirun, usiikum wa nafsih bi takwalloh wa to atihi la allakum turhamun
Qoolalloohu ta’ala fil Qur’anil qarim : ‘audzubillahiminasyaithonirrojim bismillahirrohmanirrohim.

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ -١- الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ -٢- وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ -٣- وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ -٤-

[Al Mukminuun(23):1-4] Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat.
Marilah kita panjatkan puji syukur kita kepada Allah …….
Tak lupa khotib berwasiat kepada diri sendiri dan kepada hadirin sidang jum’at marilah kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah……
Hadirin sidang jum’at yang dirahmati Allah SWT
Dalam Qur’an surat Al Mukminuun ayat 1-11 ada orang-orang yang akan mendapatkan warisan langsung dari Allah SWT.  Sebagaimana kita ketahui warisan merupakan salah satu bentuk kecintaan seseorang kepada sesamanya. Jika orang tua pasti akan mewariskan apa-apa yang dimilikinya kepada anak-anaknya. Seorang pemimpin pasti akan mewariskan apa-apa yang telah beliau hasilkan atau dapatkan kapada penerusnya. Seekor induk ayam akan mewariskan apa-apa yang dia miliki untuk generasi berikunya. Demikian pula dalam Q.S. Al Mukminuun, Allah akan memberikan warisan kepada orang-orang yang Allah kehendaki. Tidak tanggung-tanggung Allah akan memberikan warisan berupa surga Firdaus kepada orang-orang yang sesuai dengan kriteria Allah SWT. Siapa saja orang-orang yang mendapatkan warisan yang langsung dari Allah SWT yaitu :
1.        Orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya
Orang-orang yang fokus dalam sholatnya, serius dalam sholatnya, menganggap bahwa sholat itu merupakan tiangnya agama, dapat mencegah perbuatan keji dan munkar, mengannggap bahwa sholat merupakan kebutuhan pokok seperti halnya kita harus makan, berpakaian, memiliki tempat bernaung, maka Allah akan mewariskan surga firdaus bagi dirnya.
Hadirin sidang jum’at yang dirahmati Allah SWT
2.        Orang-orang yang menjauhkan diri dari yang tidak berguna
Kadang-kadang kita tidak menyadari bahwa ada perbuatan-perbuatan yang membuat kita tidak akan mendapatkan apa-apa melainkan dosa yang kita dapatkan. Perbuatan-perbuatan itu kadang-kadang kita anggap sepele tetapi akan menimbulkan penumpukan dosa bagi kita, diantaranya menggunjing atau gibah tanpa kita sadari bahwa kita telah melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak berguna. Maka dalam surat Al’Ashr ayat 1-3 yang berbunyi :……
Bagi orang-orang yang menjauhkan/menghindarkan dirinya dari sesuatu yang tidak berguna, maka Allah akan mewariskan surga fidaus bagi dirinya
3.        Orang-orang yang menunaikan zakat
Bagi muslim dan muslimat yang benar-benar mengamalkan ajarannya, maka zakat adalah salah satu proses pembersihan diri baik secara material maupun non material. Orang yang menunaikan zakat adalah orang yang mengerti tentang konsep kebersihan, karena zakat adalah salah satu pembersihan/cleaning bagi dirinya, keluarga maupun masyarakat.
Barokallohu li walakum…
Kedua
Alhamdulillahirobbil Alamin Wassholatu Wassalamu ‘Ala Ashrafil Ambiyai wal mursalin wa ala alihi wa sohbihi ajmain.
Amma ba’du : Ya Ayyuhalladzina A’manut Taqulloha Haqqo tu qotihi wala tamutunna illa wa antum muslimun.

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ -٥- إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ -٦- فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاء ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ -٧- وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ -٨- وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ -٩-

Dan orang yang memelihara kemaluannya, dan orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya serta orang yang memelihara sholatnya (QS.[23]:5-9)



Hadirin sidang jum’at yang di muliakan oleh Allah SWT.
4.        Orang-orang yang memelihara kemaluannya
Pada masa sekarang, banyak sekali saudara-saudara kita yang sudah bukan aib lagi apabila terjadi kasus-kasus asusila, malah dijadikan kebanggaan bagi sebagian orang yang apabila berbuat seperti itu menjadikan dirinya telah berprestasi.
5.        Orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya
Sifat dari orang yang beriman adalah yang selalu memegang amanat dan janjinya, bertolak belakang dengan sifat orang munafik.
6.        Orang-orang yang memelihara sholatnya
Kedisiplinan, ketaatan, keteguhan, istiqomah, solider dan lain-lain adalah orang yang selalu memelihara sholatnya.
Innalloha wa malaikatahu yu sholluna ‘alannabiy. Yaa ayyuhalladzina amanu shollu ‘alaihi wasallima taslima.
Allohummaghfirlil mu’minina wal mu’minat wal muslimina wal muslimat al ahya iminhum wal amwat birohmatika ya arhamamarrohimin.
Robbana dzolamna anfusana wa illam taghfirlana wa tarhamna lanakunanna minal khosirin.
Robbana la tujig kulubana ba’da id hadaytana wa hablana mil ladunka rohmatan innaka antal wahhab.
Robbij’alni mukimasholati wamin dzurriyati robbana wa taqobbal du’a.
Robbanaghfirli wali walidayya walil mu’minina yauma yakumul hisab.
Robbana atina fiddunya hasanah wafil ahiroti hasanah wakina azabannar.
Subbhana robbika robbil ijjati amma ya sipun wassalamun ‘alal mursalin wal hamdulillahirobbil alamin.


Comments

Popular posts from this blog

Makna Musibah

MANUSIA YANG MENGHALANGI BERIBADAH

NAFI'UN LI GHAIRIHI