Tiga Golongan Manusia Setelah di Hisab di Akhirat



Khutbah 1

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِىَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ،
أما بعد،
فَيَاعِبَادَ اللهِ : اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَ اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ
أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ  
فَأَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ -٨- وَأَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ -٩- وَالسَّابِقُونَ السَّابِقُونَ -١٠-
8. yaitu golongan kanan,** alangkah mulianya golongan kanan itu,
9. dan golongan kiri, ** alangkah sengsaranya golongan kiri itu,
10. dan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk surga), (QS. Al-Waqi’ah 8-10)
Hadirin sidang Jum’at yang di rahmati Allah SWT.
Marilah kita memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT, atas nikmat yang telah diberikan kepada kita sekalian, baik nikmat Iman, Islam, kesehatan, kesempatan dalam melaksanakan ibadah sholat Jum’at ini. Sholawat beserta salam marilah kita limpah curahkan kepada Nabi kita yakni Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, para sahabatnya, tabiin, tabiit tabiin dan kepada umatnya dan mudah-mudahan kita termasuk kedalam golongannya. Amin.
Tidak lupa khotib berwasiat untuk diri khotib dan hadirin sekalian, marilah kita selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, karena hanya dengan bekal Iman dan Taqwa kelak Allah akan menolong kita. Mudah-mudahan Allah melindungi kita semua. Amin Ya Robbal Alamin.
Hadirin sidang Jum’at yang di rahmati Allah SWT.
Di akhirat kelak, manusia akan terbagi menjadi 3 golongan yaitu :
1. Ashabul Maimanah (Ashabul Yamin/golongan Kanan)
2. Ashabul Masy’amah (Ashabul Syimal/golongan Kiri)
3. As Sabiqun (Golongan yang lebih dulu beriman, seperti Nabi dan Rasul, Shiddiqin, dan Syuhada)
Ciri-ciri Ashabul Yamin dalam QS. Al-Balad : 12-18 berbunyi :

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْعَقَبَةُ -١٢- فَكُّ رَقَبَةٍ -١٣- أَوْ إِطْعَامٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ -١٤- يَتِيماً ذَا مَقْرَبَةٍ -١٥- أَوْ مِسْكِيناً ذَا مَتْرَبَةٍ -١٦- ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِ -١٧- أُوْلَئِكَ أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ -١٨-
12. Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu?
13. (Yaitu) melepaskan perbudakan (hamba sahaya),
14. atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan,
15. (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,
16. atau orang miskin yang sangat fakir.
17. Kemudian dia termasuk orang-orang yang beriman, dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.
18. Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.
Inti dari surat Al Balad ayat 12-18 dikatakan bahwa Ashabul Yamin/golongan kanan memiliki ciri-ciri yaitu :
1. Beriman, golongan yang benar-benar yakin adanya Allah, rasul, malaikat, kitab dan lain-lain.
2. Tawashi (saling berpesan) dalam kesabaran, golongan yang lebih mengutamakan kesabaran di dalam nasehat dan menasehati.
3. Tawashi (saling berpesan) dalam kasing sayang, golongan yang lebih mengutamakan kasih sayang di dalam bertausiyah.
4. Beramal Shaleh : membebaskan perbudakan, memberi santunan kepada anak yatim yang ada hubungan kekerabatan, memberi santunan kepada orang miskin yang sangat fakir.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلَ الله مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنِّهُ هُوَاالسَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أقُوْلُ قَوْلِي هَذا وَأسْتَغْفِرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah 2

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ
أَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ
أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُتْرَفِينَ -٤٥- وَكَانُوا يُصِرُّونَ عَلَى الْحِنثِ الْعَظِيمِ -٤٦- وَكَانُوا يَقُولُونَ أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَاباً وَعِظَاماً أَئِنَّا لَمَبْعُوثُونَ -٤٧- أَوَ آبَاؤُنَا الْأَوَّلُونَ -٤٨-
45. Sesungguhnya mereka sebelum itu (dahulu) hidup bermewah-mewah, 46. dan mereka terus menerus mengerjakan dosa yang besar, 47. dan mereka berkata, “Apabila kami sudah mati, menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali? 48. Katakanlah, “(Ya), sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian,
(QS. Al-Waqi’ah : 45-48)
Ciri-ciri Ashabusy Syimal dalam QS. Al-Waqi’ah : 45-48 yaitu :
1. Suka Bermewah-mewahan, golongan yang senang memamerkan kekayaannya, golongan yang diperbudak oleh kekayaannya apakah harta benda yang mereka anggap sebagai Tuhan mereka.
2. Suka menghambur-hamburkan kekayaan, golongan yang berfoya-foya, golongan yang lebih banyak bersenang-senang sehingga melupakan Allah, melupakan sholat, melupakan ibadah-ibadah yang seharusnya dilakukan oleh umat manusia.
3. Terus menerus mengerjakan dosa besar, golongan yang selalu melakukan maksiat, apakah itu berzina, mabuk-mabukan, berjudi dan lain-lain.
4. Enggan mengakui dosa dan bertaubat, golongan yang setelah melakukan dosa mereka tidak menyesal dan tidak bertaubat, bahkan bangga telah melakukan dosa-dosa atau berbuat maksiat.
5. Tidak mempercayai hari kemudian dan hari kebangkitan, golongan yang tidak percaya hari akhirat atau hari kiamat. Sehingga kesehariannya diisi dengan berfoya-foya, melakukan banyak dosa dan enggan melakukan taubat serta enggan beribadah kepada Allah SWT.

إِنَّ اللهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلَّونَ عَلَى الَّنِبْيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْإِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِلَّذِيْنَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Comments

Popular posts from this blog

Makna Musibah

MANUSIA YANG MENGHALANGI BERIBADAH

NAFI'UN LI GHAIRIHI